Apakah pembaca tulisan ini sudah familiar dengan keeempat istilah tersebut? User Generated Content, Auto Generated Content, Copas (Copy & Paste) dan Autoblog? Paham perbedaan masing-masing? Mari kita bahas satu persatu di sini. Catatan: saya bukan expert di bidang ini, hanya ingin bertukarpikiran saja.
Saya tergelitik untuk menulis ini setelah membaca tulisan seorang rekan yang berjudul Autoblogging Itu Menyebalkan, Titik!
Saya telah membaca beberapa artikel yang menyarankan blogger untuk menggunakan software Autoblogging di situsnya. Beberapa hari lalu, saya juga menemukan komentar di blog lain yang bertanya tentang penggunaan software Autoblogging. Bagi saya, Autoblogging menyebalkan. Autoblogging adalah salah satu dosa besar blogger, bahkan pelakunya sama sekali tidak pantas disebut blogger.
@ Mohammad Jeprie
Pro dan kontra antar Blogger tentang topik ini memang sudah sering terdengar. Namun, belum enak rasanya jika kita belum membahasnya satu per satu. Supaya paham beda artinya dan tidak rancu dalam menggunakan istilah-istilah tersebut. Kalau ada yang salah mohon dikoreksi ya…
User Generated Content
Perkembangan teknologi web 2.0 memungkinkan para pengunjung untuk meng-upload content baik dalam bentuk tulisan, gambar, audio, dan video ke situs-situs tertentu, misalnya Youtube, Facebook, Flickr, Twitter, Kaskus, dll. Apakah pemilik situs tersebut memproduksi content sendiri? Jawabannya tidak, mayoritas content-nya berasal dari para pengunjung/pengguna situs tersebut yang dengan sukarela mengupload content yang mereka sukai. Nah, ini adalah kategori dari teknik User Generated Content, dimana user mempunyai peran utama dalam men-generate content. Sebagian dari website dengan teknik User Generated Content kemudian menjelma menjadi website Social Media yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari.
Adakah yang salah dari teknik ini? Sama sekali tidak, malah teknik ini sangat menjanjikan jika kita berhasil mengembangkannya dengan sukses. Siapa tidak kenal Facebook? Website pertemanan ini menjadi contoh paling berhasil dari teknik User Generated Content. Ya, memang tidak semua website dengan teknik User Generated Content yang berhasil, banyak pula yang gulung tikar karena besar pasak daripada tiang ataupun sedikitnya pengguna layanan yang berhasil dijaring.
Apa kata kuncinya? MANFAAT! Jika websitenya tidak bermanfaat, untuk apa dikunjungi lagi?
Auto Generated Content
Berbeda dengan teknik sebelumnya yang menggunakan user sebagai aktor utama dalam menhasilkan content, teknik Auto Generated Content lebih memanfaatkan mesin/script untuk menghasilkan content. Yup, install, setup, promosi, maintenance, done! Kita cukup ongkang-ongkang kaki sambil rutin melakukan maintenance dan “promosi” saja. Sebenarnya teknik ini sudah sejak lama ada, namun keberadaannya mulai booming di Indonesia setelah salah satu Blogger di Indonesia mengajarkannya melalui salah satu produk digitalnya.
Tak disangka, teknik ini kemudian diyakini sebagian orang sebagai salah satu teknik yang cukup menggiurkan untuk menghasilkan uang dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, setelah menggunakan teknik Auto Generated Content, trafik meningkat, ribuan visitor bisa datang per hari melalui search engine. Dan akhirnya, cukup dengan memasang iklan dari Adsense ataupun program Affiliate lainnya, uang pun mengalir deras…
Resiko? Tentu ada… Namanya juga auto generated content, content yang dihasilkan kadang tidak human readable, tapi search engine friendly. Akibatnya, Google contohnya sangat tidak menyukai website dengan teknik ini mengotori halaman pencariannya. Akibatnya biasanya website seperti tidak akan bertahan lama, sekitar 5-6 bulan saja, sesudah itu Google akan memasukkan website ini ke dalam SandBox ataupun hingga mem-banned website ini sehingga hilang dari Google. Kecuali tentu jika sang pemilik sudah memiliki teknik2 khusus untuk bergerak di bawah radar Google.
Teknik abu-abu? Bisa dibilang begitu, kita sebagai pengguna tentunya sangat sebal jika menggunakan Google untuk pencarian sesuatu, namun hasilnya “sampah” semua…
Apa kata kuncinya? MANFAAT! Tidak semua website dengan teknik ini tidak bermanfaat untuk end user. Contohnya misalnya PDF search engine website yang masih berguna untuk mencari-cari file PDF. Ya walaupun faktanya Google juga mulai tidak suka dengan website semacam PDF search engine seperti ini.
AutoBlogging
Kalau boleh saya bilang, Autoblogging merupakan turunan dari Auto Generated Content yang lebih difokuskan aplikasinya untuk dunia Blogging. Ya, ngeblog otomatis, tanpa harus repot mikirin nulis posting seperti yang saya lakukan sekarang.
Beberapa tahun lalu, metode autoblogging yang lumrah dilihat adalah dengan nyedot RSS dari beberapa website yang kemudian akan tampil seperti posting otomatis di website yang menggunakan teknik autoblogging. Metode ini pun berkembang, sekarang dengan menggunakan software tertentu, kita bisa memasukkan beraneka macam content, foto, video, review produk, produk Amazon, Ebay, de el el dan menggabungkannya sehingga terlihat seperti sebuah postingan, dan tampil secara otomatis dalam interval waktu yang telah ditentukan. Ada juga teknik autoblogging dimana kita menyiapkan ratusan artikel yang akan terposting secara otomatis ke ratusan blog network yang kita punya. Tentunya, artikel tersebut di-spin terlebih dahulu supaya terlihat unik di mata search engine.
Apakah teknik ini diporbolehkan? TERGANTUNG! Jika kalian menggunakan teknik AutoBlogging untuk mengambil tulisan orang dengan seenaknya tanpa ijin ataupun tanpa mencantumkan sumber aslinya, hal ini bisa menjadi masalah di kemudian hari. Jika penulisnya merasa keberatan, bisa saja penulis aslinya menempuh langkah hukum untuk membuat kalian jera… Minimal, sang penulis asli bisa saja menghancurkan reputasi “pencuri” artikelnya di Internet. Berhati-hatilah…
Catatan lainnya, jika frekuensi posting Autoblog terlalu tinggi, bisa juga lho websitenya akan bernasib naas (banned) oleh Google.
Btw, Blog Aggregator sebenarnya merupakan salah satu contoh Autoblogging lho… Tapi semua happy…
Copas (Copy & Paste)
Nah, kalau AutoBlogging merupakan teknik ngeblog otomatis, kalau Copas boleh dibilang teknik ngeblog semi-otomatis… Iya, soalnya masih butuh usaha pake tangan untuk CTR+A, CTR+C, dan CTR-V. Tidak masalah anda copy paste, asal sudah minta ijin kepada pemiliknya. Kalau tidak, itu sich namanya mencuri, dan beresiko besar jika kalian menulisnya di blog kesayangan kalian. Sudah banyak kasus dimana ada Blogger yang “tidak rela” tulisannya di-copy paste dan kemudian membawa masalah ini di jagad maya. Jika sudah begitu, publik akan bereaksi, dan reputasi blog kesayangan kalian akan hancur seketika…
Waduh, ndak kerasa butuh lebih dari 30 menit untuk menulis ini. Ternyata, emang susah ya nulis artikel sendiri… Minum kopi susu dulu ah,,,


Thanx So much for these instructions, I like it and i am bookmarking it.
Salah satu blog lebih mengesankan pernah saya lihat. Begitu banyak untuk menjaga internet berkelas untuk perubahan Terima kasih. Anda punya gaya, kelas, keberanian. Aku serius. Harap tetap up karena tanpa internet pasti kurang dalam kecerdasan.
Makasih infonya ni,emmang butuh perjuangan yg besar untuk membuat blog yg unique. thanks buat sharingnya
thakyou! i like it very much
autoblog untuk amazon , keren tuh
very true … very annoying autoblog just for lazy people
Dengan munculnya post panda updates, blog-blog yang menggunakan teknik auto generated content akan lebih gampang untuk dikategorikan spammy sites karena pada dasarnya yang jadi fokus perhatian utama google adalah konten yang unik, relevan dan memberikan nilai tambah bagi yang mengunjungi blog tsb, apabila mereka menemukan konten yang walaupun bukan duplicate content tapi tidak memberikan informasi baru dan berbeda bagi user, hal ini akan meningkatkan bounce rate pada blog/situs yang dikunjungi tsb yg bisa menurunkan ranking blog tersebut.
Apple first iPad Wi Fi with many features.Awesome…i m loving it.
Apple iPad Wi-Fi review
reviews for new gadgets like ipod,mobiles,laptops
amtavi
What language is it?
I think that user generated content always best and only right way. I have domain http://www.euro-poi.com (very young web site) with information about interesting places and events in Europe. Page Rank is now 0 (zero) but I think that Google and other search engines honor the site with quality content.
Visit roxplaza to know more about gadgets,laptops,mobiles
visit roxplaza
Thanks Ustad.
var wuser=”wwwkraloyun”, wbanner=1;
Ya, mau bagaimana lagi, untuk mengurus begitu banyaknya blog, emang kudu punya bantuan dari autoblogging, minimal pake plugin tertentu gitu…
Thanks ,
This is very nice web site. I from Turkey. Salute for everybody.
Great.Super content
Thank you very much!
Saia bukan blogger, dan gak pernah mengaku sebagai blogger.
Tapi copasan saya dah banyak ni mas…
coba aja cek sendiri
kfnhvlxjbnkcmnkv;
Maksudnya rasa nikmat di akhir
Pengorbanan yang luar bisa, conten asli dengan 30 menit, sungguh melelahkan di awal dan rasa hehhehe. Salam kenal buat teman teman dekatnya
kalo saya sendiri make autoblog untuk affliate amazon mas …ya pake robot gedek…
Dan aku paling benci ama AGC …buat kesel and tersesat
Auto Generate Content bagi saya benar2 merupakan sampah, susah-susah bikin original content di embat begitu saja. Apalagi yang paling memalukan website AGC di dominasi oleh orang Indonesia. Walaupun saya orang Indo, saya nggak akan sungkan2 untuk menghancurkan orang Indo yang curang…
makasih infonya ni,emmang butuh perjuangan yg besar untuk membuat blog yg unique. thanks buat sharingnya
kalo blog auto content masih ada link tujuan dan gak muter2 menurut aku bagus2 aja tergantung auto contentnya
kepuasan tersendiri kalau artikel hasil tulisan sendiri… ;-)
Setuju mas, biasakan menulis blog dengan kreasi kita sendiri, bukan asal copas.
tapi juga ada yang menyertakan link aslinya seperti Blog Health Style
ngga’ kasian tu mas ma visitor, yang harus muter” karna AGC, bukannya bagus kalo yang natural aja kyak http://ehsablog.com/
Mas salam kenal dulu, mas kalau semacam plugin WP robot atau Reviewazon bagaimana menurut pandangan ustadz, uang yang di hasilkan dari adsense/affiliasi lain halal apa haram. terima kasih
kadang user generated content punya misi yang bisa dislewengkan sejak semula; mereka hanya mau ngambil content dari user dengan bayaran sangat sedikit, bahkan ga sama sekali. kalo dah dapat content bunayk, mereka kabur. site-nya tutup. …
tidak di dunia nyata, di dunia maya juga sama ya
teknik instan, jalan pintas tetap laris manis.
bagiku,
mending buat secara natural mungkin dan tetap pasang telinga tentang teknologi search engine.
site yang berumur tua tetap memiliki nilai lebih, apalagi jika kontennya juga bermanfaat. Bisa jadi investasi yang prospektif.
makasih infonya mas, baru ngerti saya mengenai hal ini. Kalau website submitter itu berarti masuk ke user generated content ya mas.
betul sekali… web iklanbaris juga bisa dikategorikan sebagai user generated content
Menurut saya sangat tergantung jenis auto generated contennya, kalau visitor dibiarkan muter-muter gak karuan mungkin itu yang kurang benar (bukan salah) tapi kalau link asli dari hasil generated dibiarkan tetap aktif sy rasa sah-sah saja, jadi benar gan… Tidak semua website dengan teknik ini tidak bermanfaat untuk user, ini hanya pendapat newbie hehehe
ada lagi contoh autogenerated content seperti yahoo answer, forum diskusi. Teknik yang lebih canggih lagi yaitu content grabbing bedanya teknik ini bisa mengambil bagian tertentu dari konten yang dibutuhkan. Tidak seperti autoblogging yang menggunakan RSS sehingga content tidak bisa difilter.
Apapun metode yang kita gunakan pada dasarnya adalah unsur manfaat, artikel spin tanpa manfaat sama saja dimata pengguna, useless.
yahoo answer dan forum diskusi itu masuk user generated content bukan auto generated content! siapa bilang autoblogging dengan RSS tidak bisa difilter? itu kan dulu :)
Always best to have user generated content as it is usually original and a great read. I love this article about the ending of the world in 2060 here http://surreystore.com/Forums/wiki-leaks/end-of-days-in-2060/
;-)