One Response
penyakit sombong kadang hadir dengan tidak disangka…
Hi! I am Agus Muhammad Ustad, an Earth Scientist who have a great interest in research and education. My favorite subjects are geosciences, physics, and mathematics.
I also have interest in Web Design & Development, CMS, Wordpress, and Blogger.
Agus ngantuk, tapi males tidur... :(.
Agus habis minum kopi dijamin ga bisa tidur nich, padahal rencana mau langsung tidur... kalo gitu, dipake buat belajar firebug, firephp, sama ajax aja...
Agus kesel banget,,, nongkrong di cafe bento yang baru buka di Gambir. tulisannya sich "free hotspot", sialnya kagak ada hotspotnya tuh!!! kecewa...?!?!?!
Agus barusan kuliah reservoir engineering selesai nich... nunggu maghrib baru bertolak ke Gambir...
Agus update produk dulu sebelum berangkat kuliah, siapa tahu hari ini laku lagi...:).
Sombong, Penyakit Hati Yang Berbahaya
Penyakit Sombong
Hmmm, tahun baru Hijriyah ini sedikit banyak membuat saya merenung, apa yang kurang dan apa yang salah dalam diri saya. Satu hal yang ingin saya tanyakan pada diri saya sendiri, “apakah saya sekarang termasuk orang-orang yang sombong?“
Orang sombong memang tidak selalu orang yang kaya, orang yang pintar, ataupun orang yang tampan. Yang jelas ciri orang yang sombong tidak lain adalah:
Ciri yang pertama sudah jelas, kita adalah orang yang sangat sombong jika tidak mau mengakui kebenaran. Bahkan bisa jadi kemudian kita malah mengarang kebohongan untuk menutupi kebenaran itu. Ingat, sekali berbohong, maka selanjutnya kita akan terus berbohong, lagi, dan lagi…
Ciri yang kedua mungkin seringkali kita pandang remeh. Kita menganggap diri kita lebih tinggi derajatnya dibanding orang lain. Ujung-ujungnya, kita tidak terlalu menghargai orang lain, dan disengaja atau tidak kita bisa melukai hati dan perasaan orang yang kita anggap rendah tersebut.
Apakah ciri itu ada pada diri saya? Jika iya, saya mohon maaf, saya bukanlah orang yang sempurna, punya banyak kekurangan. Beritahu kekurangan saya, sehingga saya bisa terus memperbaiki diri.
Rasulullah pernah bersabda: “Tidak akan masuk surga, barang siapa yang dihatinya ada kesombongan, ketakaburan walau sebesar zarrah” (Al Hadist).