5 Responses
hmm..
puasa-puasa klo ngeblog jadi g terasa
mampir ustadz
wah iya ntr mau puasa nih!!!
mantep dah.
salam kenal jg nih ustadz, mampir perdana !!kl sempet mampir balik ya !!
ngomong masalah tidur, ane mah ga suka tidur siang, huh cuma bikin pegel badan.kecuali lagi capek. ya puas-puasin dah tidur siang,heheee…
Bulan ramadhan memang menjadi ajang introspeksi diri dan merumuskan kembali makna kehidupan sesungguhnya. Tanda kita bersyukur kepada Allah SWT dan ikut merasakan apa yang dirasakan saudara kita yang kurang beruntung, saat mereka lapar kita masih bisa menikmati makanan yang enak dan sehat tapi mereka kadang berpuasa bukan lantaran isi periuk masih kosong. Maaf lahir dan batiin mas…
hahahaha saya tadi puasa pertama tidur terus ik :d tapi kan puasana jadu kuat
setuja sya mas…!! klw bulan puasa tidur teruzz yang ada kita tidak banyak melakukan ibadah, nah.. justru di bulan ramadhan ibadah yang perlu diperbanyak. apalagi haditsnya kan blum kuat
Semakin Produktif di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba, tinggal menghitung hari saja. Sudahkah kita semua bersiap menghadapi bulan yang penuh rahmat ini?
Banyak fenomena sosial yang menarik untuk diamati selama bulan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya adalah penuhnya masjid di siang hari. Tak hanya untuk sholat Dhuhur saja, tapi sesudah itu tidur siang bersama.
Ya, sebagian umat Islam percaya bahwa tidur siang di bulan Ramadhan juga dinilai Ibadah berdasarkan hadits Nabi. Meskipun, jika kita mau meneliti kebenaran hadits-nya, kita akan menemukan mayoritas ulama menyatakan bahwa hadits terlebuh lemah (dhaif), dan sebagian lainnya malah menyatakan hadits tersebut adalah hadits palsu…
Bukan soal haditsnya yang saya persoalkan, akan tetapi semua kembali niat kita. Para sahabat Nabi memang mempunyai kebiasaan tidur siang bentar supaya malamnya bisa menunaikan sholat malam. Nah, tidur seperti inilah yang sangat dianjurkan. Jangan sampai tidur siangnya kebanyakan, namun malamnya juga tidur terus-terusan. Akhirnya, jadilah kita menjadi manusia yang pemalas dan tidak produktif di bulan Ramadhan.
Justru, buat saya pribadi, saya harus lebih menjadi semakin produktif di bulan Ramadhan. Saya semakin giat mencari nafkah untuk istri dan keluarga saya sesuai kewajiban saya selaku kepala rumah tangga. Dan semoga saya bisa tetap istiqomah untuk selalu berusaha menjadi manusia yang lebih baik, terutama dalam hal kualitas iman kepada Allah sang Maha Pencipta. Jujur, sebagai manusia biasa, kualitas iman saya sering naik dan turun. Saya berharap semoga bulan Ramadhan bisa menjadi momen yang baik untuk mewujudkan niat baik tersebut.
Berbicara soal target duniawi, target terdekat saya saat ini adalah memiliki rumah pribadi. Setelah menikah, hingga saat ini saya masih menghuni sebuah kontrakan kecil di daerah Kalibata. Tidak begitu besar, yang penting bersih, dan cukup untuk keluarga kecil kami. Salah satu doa kami di bulan Ramadhan selain segera diberikan keturunan adalah kami diberikan rejeki untuk dipermudah dan disegerakan mempunyai rumah pribadi. Dari mana saja sumber keuangannya? Salah satunya ya sudah pasti dari internet.