3 Responses
Pak Ustadz, saya tak pernah tengok laga cengkerik.. Kalau ada pengalaman boleh dijadikan entry menarik jugak.
Seru sekali yah acara karapan sapi di madura. Pada event kemarin tidak bisa hadir disana, padahal pingin…
Mudah mudahan ada waktu dan kesempatan dilain waktu
Karapan Sapi: Warisan Budaya Asli Madura
Orang Spanyol boleh bangga dengan adu banteng, orang Tanah Toraja juga boleh bangga dengan adu kerbau, tapi orang Madura jauh lebih bangga dengan Karapan Sapi. Iri juga sih, saya yang terlahir di kota Jombang, di masa kecil paling-paling cuma bisa lihat teman-teman adu jangkrik, atau ngintik bapak-bapak di RT sebelah main adu ayam
alias sabung ayam, meski akhirnya mereka digerebek pak polisi yang nyamar jadi penjual rambutan.Karapan Sapi Asli Madura (Sumber: Wikipedia)
Sebelum ngoceh tentang Karapan Sapi, mari kita tengok definisi Karapan Sapi ala mbah Wikipedia.
Hah, cuma gitu doank??? Halo halo, panggilan ditujukan kepada seluruh warga Madura di seluruh penjuru dunia, harap meng-edit/update halaman Karapan Sapi di Wikipedia supaya isinya lebih berbobot, informatif, sehingga lebih mempromosikan Madura. Masa nggak mampu?
Lupakan Wikipedia dulu, berbicara tentang Madura memang tidak akan ada habisnya. Coba deh, kalau dengar kata Madura, apa yang kita ingat? Tidak hanya Karapan Sapi deh… Jadi laper kalau inget Sate Madura… Jadi pengen jalan-jalan kalau inget Jembatan Suramadu,
penghubung Surabaya – Madura… Jadi inget temen-temen kuliah dulu, Joko Suwarno, M Anwar, Ary, Samsul, dkk… Yo opo kabarmu rek?Punya teman-teman orang Madura itu asyik juga. Sebagian besar, gaya ngomong mereka unik, orangnya blak-blakan
Yup, orang Madura memang terkenal suka merantau, menyebar ke seluruh pelosok negeri. Dan tak sedikit orang Madura yang sukses di perantauan.
meski kadang sedikit temperamental, rajin bekerja, setia kawan, dan yang pasti mereka adalah petualang sejati…= bersambung, capek nulisnya… =