Saturday, March 28th, 2009

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Sudah 2 bulan ini, jagad internet di Indonesia dipenuhi dengan tulisan dan himbauan tentang Kampanye Damai untuk Pemilu Indonesia 2009. Alhamdulillah, Kampanye Pemilu Indonesia tahun ini (2009) berjalan relatif damai, jarang terdengar kerusuhan selama pelaksanaan kampanye seperti tahun-tahun sebelumnya. Semoga saja hal ini bisa berjalan lancar hingga Pemilu Indonesia 2009 ini selesai. Apakah ini berarti pendidikan politik di Indonesia mulai berjalan dengan baik? Semoga saja begitu…

Tak lupa, saya pribadi juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada mas Pogung yang sudah membuat kontes (lomba) untuk menyerukan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Kontes tersebut berhadiah total lebih dari 8 juta rupiah, angka yang cukup besar dan semuanya dari kantong mas Pogung sendiri. Buat yang belum tahu, mas Pogung adalah salah satu jagoan internet marketer Indonesia yang jago dalam bidang affiliate.

Kembali ke laptop…

Ndak terasa bahwa sepanjang tahun 2008 kemarin hingga awal 2009 ini, konsentrasi kita tidak lepas dari urusan kampanye, mulai dari kampanye pilkada di tingkat kabupaten/kotamadya, propinsi, hingga pemilu Indonesia 2009. Kayaknya, panjangnya masa kampanye pemilu Indonesia 2009 juga sudah memecahkan rekor dunia nich. Wah, tampaknya pekerjaan yang berhubungan di bidang politik sedang laris manis nich, termasuk tukang sablon pun kebanjiran order semasa kampanye. Kita pun bisa melihat tingkat kedewasaan dari para calon pemimpin negeri ini. Beberapa kali kita melihat ada beberapa cagub yang tidak bisa legawa menerima kekalahan mereka. Ya, saya pikir semua itu adalah bagian dari seleksi kepemimpinan untuk memilih pemimpin sejati yang teguh pendirian, konsisten, dan siap berkorban sepenuh jiwa dan raga.

KH Agus Salim pernah berkata, ”Memimpin adalah menderita (leiden is lijden)”. Indonesia ini butuh pemimpin yang siap menderita demi mensejahterakan rakyatnya. Kalau cuma haus pujian dan tepuk tangan, apalagi haus harta, mendingan ikutan aja kontes Indonesian Idol atau kontes “cepat populer” lainnya. Sudah bosen juga soalnya saya melihat sosok yang berteriak nyaring tentang pemberantasan kemiskinan, sementara mengumpulkan harta untuk diri dan keluarganya hingga tujuh turunan.

Saya yakin kita semua punya banyak ide untuk membuat Indonesia bangkit dari keterpurukan. Misalnya saja konsep Network Economy Transformation dan Green Local Governance yang ditulis oleh Kemal Stamboel. Banyak sekali tulisan Pak Kemal yang mencerahkan kita tentang bagaimana me-manage Indonesia menjadi lebih baik, dari segi menajemen, ekonomi, pendidikan, hingga lingkungan. Lalu, apa ide yang bisa Anda usulkan untuk Indonesia yang lebih baik? Jangan cuma menjelek-jelekkan bangsa sendiri kita saja, dan mengeksplorasi keburukan bangsa ini yang seakan tiada habisnya. Sudah saatnya Pemilu Indonesia 2009 kali ini menjadi momen yang tepat untuk memilih pemimpin yang sekiranya dapat mewujudkan semua ide kita tersebut.

Memang tidak ada jaminan pemimpin yang akan kita pilih pada Pemilu Indonesia tersebut dapat berhasil 100 persen mensejahterakan Indonesia, akan tetapi menjadi Golput juga bukan pilihan yang baik menurut saya. Pemilu Indonesia 2009 akan tetap berlangsung meskipun jumlah Golput mencapai 80%.

Memang, janji manis para Caleg semasa Kampanye Damai ini tidak bisa 100% kita percaya. Oleh karena itu, kita harus bisa lebih jeli melihat kampanye masing-masing caleg dan partai tersebut. Yang terpenting, kita harus bisa melihat track record para caleg tersebut sebelum menjadi caleg. Misalnya saja, bagaimana kita bisa percaya saat seorang caleg berkampanye untuk membela nasib petani, sementara track record masa lalunya sama sekali tidak menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan petani kecil yang semakin terpinggirkan.

Saya bukan orang yang ahli dalam urusan politik, pak ustadz kan harusnya lebih konsen dengan pendidikan,betul tidak?! Saatnya kita belajar tentang pendidikan politik yang baik semasa kampanye kali ini. Oleh karena itu, mari kita sukseskan bersama Kampanye Damai Pemilu Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik, adil, sejahtera, dan bermartabat.

Category: Catatan Harian
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses

March 28, 2009

DPT MENGGELEMBUNG = PEMILU BY DESIGN

Kalau kita merenung agak sejenak, dalam waktu yang senggang, akan tergambar dalam layar ingatan kita, betapa jelas dan terang lukis kejanggalan penggelembungan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sebut saja Ali, Dia tetangga terdekatku. Rumah kita bersebelahan berbatas tembok setinggi 2 1/2 meter. Kami tinggal disebuah kota kecil. Ali, nama yang cukup terkenal di kampungku. Warga masyarakat mengenal Ali sebagai simpatisan partai politik. Ali sangat getol meneriakkan suara partainya. Dimanapun ia berada selalu berjalan gagah menjadi magnet pembicaraan orang.

Begitu pula dalam penyusunan DPT. Ali bak magnet bagi pembuatnya. PPK menyebut 2 kali nama Ali. Ali masuk di DPT TPS 1 dan Ali DPT TPS 2.

Dengan demikian tanpa harus melalui jalan yang berliku-liku, karena DPT ganda Ali bebas melampiaskan pilihannya. Dengan 10 jari Ali bisa mencontreng di 2 TPS berbeda.

Inilah salah satu contoh kecurangan. KaLau sudah begini, akankah kita diam seribu basa seakan-akan tidak terjadi sesuatu??!!

Pemilu Indonesia by design.

sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/


March 29, 2009

intinya, sebagai warganegara indonesia, kita wajib membantu mengawasi pemilu Indonesia supaya jujur dan bersih.


  • icon_wink.gif icon_neutral.gif icon_mad.gif icon_twisted.gif icon_smile.gif icon_eek.gif icon_sad.gif icon_rolleyes.gif icon_razz.gif icon_redface.gif icon_surprised.gif icon_mrgreen.gif icon_lol.gif icon_idea.gif icon_biggrin.gif icon_evil.gif icon_cry.gif icon_cool.gif icon_arrow.gif icon_confused.gif icon_question.gif icon_exclaim.gif